Ads

Flag Counter

القرأن كلام الله

محمد رسول الله

box4

الله ربنا

box5

box6

Ads Bottom 1

Ads Bottom 2

Ads Bottom 3

Latest Posts
Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label FIQIH. Tampilkan semua postingan
(Nida' Ar-Rahman) Istiqbal adalah bentuk masdar dari kata kerja "istaqbala - yastaqbilu - istiqbalan", yang mempunyai makna "menghadap". Sedangkan istidbar adalah bentuk masdar dari kata kerja "istadbara - yastadbiru - istidbaran" yang bermakna "membelakangi". Yang dimaksud istiqbal dan istidbar di sini adalah perkara menghadap dan membelakangi qiblat yakni ka'bah. Dalam hal ini ada lima hukum :

1. Wajib Menghadap Kiblat, hal ini berlaku pada saat sholat.

2. Sunnah menghadap kiblat, hal ini berlaku pada segala amal kebaikan selain sholat.

3. Haram menghadap kiblat, hal ini berlaku pada saat buang hajat.

4. Makruh menghadap kiblat, hal ini berlaku pada saat khutbah jumat, khutbah istisqo' dan pada imam setelah salam dan istighfar.

5. Mubah (boleh) hal ini berlaku pada selain yang disebutkan di atas.


Syarah Umdatul Ahkam oleh Syaikh Sami Ash-Shoqair (menantu Syaikh Muhammad bin Sholih Al-Utsaimin) pada Dauroh Ilmiah Internasional Ar-Rojihi 1 di Makkah Mukarromah


Makkah Mukarromah, 2016
0
(Nida' Ar Rahman) Pelajaran syarah matan Abi Syuja' fi Fiqh Syafi'i



               Matan Arab :


‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻤ‍‍ﻴ‍‍ﺎ‍ﻩ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺘ‍‍ﻲ‍ ‍ﻳ‍‍ﺠ‍‍ﻮ‍ﺯ ‍ﺑ‍‍ﻬ‍‍ﺎ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺘ‍‍ﻄ‍‍ﻬ‍‍ﻴ‍‍ﺮ ‍ﺳ‍‍ﺒ‍‍ﻊ‍ ‍ﻣ‍‍ﻴ‍‍ﺎ‍ﻩ ‍

١ - ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺴ‍‍ﻤ‍‍ﺎﺀ
٢ - ‍ﻭ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺒ‍‍ﺤ‍‍ﺮ
٣ - ‍ﻭ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻨ‍‍ﻬ‍‍ﺮ
٤ - ‍ﻭ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺒ‍‍ﺌ‍‍ﺮ
٥ - ‍ﻭ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻌ‍‍ﻴ‍‍ﻦ‍
٦ - ‍ﻭ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺜ‍‍ﻠ‍‍ﺞ‍
٧ - ‍ﻭ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺒ‍‍ﺮ‍ﺩ
 
Terjemahan Matan :
 
Air yang dapat digunakan untuk bersuci ada 7 macam :
1. Air Hujan
2. Air Laut
3. Air Sungai
4. Air Sumur
5. Mata Air
6. Air Salju
7. Air Embun
 
PENJELASAN :

Tujuh air di atas semuanya bisa digunakan untuk thaharah (bersuci) baik bentuk wudhu atau mandi. Secara ringkas pada dasarnya air yang boleh digunakan untuk bersuci adalah setiap yang turun dari langit atau yang bersumber dari bumi maka  bisa digunakan untuk bersuci. Adapun dalilnya adalah :



1. Firman Allah subhanahu wa taala :



 ﻳ‍‍ﻨ‍‍ﺰ‍ﻝ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﺌ‍‍ﻜ‍‍ﻢ‍ ‍ﻣ‍‍ﻦ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺴ‍‍ﻤ‍‍ﺎﺀ ‍ﻣ‍‍ﺎﺀ ‍ﻟ‍‍ﻴ‍‍ﻄ‍‍ﻬ‍‍ﺮ‍ﻛ‍‍ﻢ‍ ‍ﺑ‍‍ﻪ‍



Artinya : " dan Allah menurunkan kepadamu hujan dari langit untuk mensucikan kamu dengan hujan itu" (QS. al Anfal 11)

2. Dan juga hadits :

ﺃ‍ﺑ‍‍ﻮ ‍ﻫ‍‍ﺮ‍ﻳ‍‍ﺮ‍ﺓ ‍ﺭ‍ﺿ‍‍ﻲ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻨ‍‍ﻪ‍ ‍ﻗ‍‍ﺎ‍ﻝ‍: ‍ﺳ‍‍ﺄ‍ﻝ‍ ‍ﺭ‍ﺟ‍‍ﻞ‍ ‍ﺭ‍ﺳ‍‍ﻮ‍ﻝ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﺻ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻪ‍ ‍ﻭ‍ﺳ‍‍ﻠ‍‍ﻢ‍ ‍ﻓ‍‍ﻘ‍‍ﺎ‍ﻝ‍: ‍ﻳ‍‍ﺎ ‍ﺭ‍ﺳ‍‍ﻮ‍ﻝ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍, ‍ﺇ‍ﻧ‍‍ﺎ ‍ﻧ‍‍ﺮ‍ﻛ‍‍ﺐ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺒ‍‍ﺤ‍‍ﺮ, ‍ﻭ‍ﻧ‍‍ﺤ‍‍ﻤ‍‍ﻞ‍ ‍ﻣ‍‍ﻌ‍‍ﻨ‍‍ﺎ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻘ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻞ‍ ‍ﻣ‍‍ﻦ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻤ‍‍ﺎﺀ, ‍ﻓ‍‍ﺈ‍ﻥ‍ ‍ﺗ‍‍ﻮ‍ﺿ‍‍ﺄ‍ﻧ‍‍ﺎ ‍ﺑ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻄ‍‍ﺸ‍‍ﻨ‍‍ﺎ, ‍ﺃ‍ﻓ‍‍ﻨ‍‍ﺘ‍‍ﻮ‍ﺿ‍‍ﺄ ‍ﺑ‍‍ﻤ‍‍ﺎﺀ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺒ‍‍ﺤ‍‍ﺮ? ‍ﻓ‍‍ﻘ‍‍ﺎ‍ﻝ‍ ‍ﺭ‍ﺳ‍‍ﻮ‍ﻝ‍ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﺻ‍‍ﻠ‍‍ﻰ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻠ‍‍ﻪ‍ ‍ﻋ‍‍ﻠ‍‍ﻴ‍‍ﻪ‍ ‍ﻭ‍ﺳ‍‍ﻠ‍‍ﻢ‍: (‍ﻫ‍‍ﻮ ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﻄ‍‍ﻬ‍‍ﻮ‍ﺭ ‍ﻣ‍‍ﺎ‍ﺅ‍ﻩ‍, ‍ﺍ‍ﻟ‍‍ﺤ‍‍ﻞ‍ ‍ﻣ‍‍ﻴ‍‍ﺘ‍‍ﺘ‍‍ﻪ‍). قال الترمذي "حديث حسن صحيح)

Artinya :

Dari Abi Hurairah ra bahwa ada seorang bertanya kepada Rasulullah SAW, "Ya Rasulullah, kami mengaruhi lautan dan hanya membawa sedikit air. Kalau kami gunakan untuk berwudhu, pastilah kami kehausan. Bolehkah kami berwudhu dengan air laut?". Rasulullah SAW menjawab, "(Laut) itu suci airnya dan halal bangkainya." (Hasan Shohih)

3. Hadits redaksi doa iftitah :

اللهم باعد بيني وبين خطايا كما باعدت بين المشرق والمغرب ، اللهم نقني من خاطايا كما ينقى الثوب من الدنس ، اللهم اغسلني من خطايا بالماء والثلج والبرد



Artinya :

" Ya Allah, Jauhkan aku dari kesalahn-kesalahanku sebagaimana Engkau menjauhkan antara Timur dan Barat. Ya Allah, sucikan aku dari kesalahan-kesalahanku sebagaimana pakaian dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air dan embun. "

Dalil di atas adalah sebagian dari berbagai dalil yang menguatkan. Adapun mengenai salju, maka yang digunakan adalah tetesan tetesan dari bongkah salju atau es tersebut. Dan semua dari tujuh air itu boleh dan sah untuk thaharah, sehingga jika ada satu dari salah satu air tersebut seseorang tidak boleh tayamum kecuali ada faktor lain seperti sakit yang tidak bisa tersentuh air. Demikian semoga bermanfaat.

Barakallahu liy wa lakum wa sairil muslimin.

Madinah  Munawwarah, 16/1/1437 H
0
(Nida' Ar-Rahman) Masjid adalah tempat yang digunakan untuk sholat, dzikir dan membaca al-Qur’an. Tetapi kita dapatkan juga Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bermusyawarah dan menerima tamu di dalam masjid. Apakah dibolehkan melakukan transaksi jual beli di dalam masjid ?
          Para ulama berbeda pendapat di dalam masalah ini, hal itu terkait dengan perbedaan pendapat di dalam memahami hadist Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda :
0
Previous PostPostingan Lama Beranda

Blogger Templates By Templatezy & Copy Blogger Themes